Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium. Seperempat massa Jupiter merupakan helium, walaupun jumlahnya hanya sepersepuluh komposisi Jupiter. Planet ini mungkin memiliki inti berbatu namun tidak memiliki permukaan yang padat layaknya raksasa gas lainnya. Akibat rotasinya yang cepat, planet ini berbentuk bulat pepat (terdapat tonjolan di sekitar khatulistiwa Jupiter). Atmosfer luar terbagi menjadi beberapa lapisan di lintang yang berbeda, dan interaksi antara batas-batas lapisan tersebut menghasilkan badai. Salah satu dampaknya adalah Bintik Merah Raksasa, yaitu badai besar yang telah diketahui keberadaannya semenjak abad ke-17 dengan menggunakan teleskop. Di sekeliling Jupiter terdapat cincin yang tipis dan magnetosfer yang kuat. Satelit terbesar Jupiter, yaitu Ganymede, memiliki diameter yang lebih besar daripada planet Merkurius.
Planet ini ukurannya 11 kali ukuran Bumi yang saat ini mencapai posisi "berlawanan," yaitu saat Bumi berada di antara Jupiter dan Matahari.Akibatnya, planet ini bersinar paling terang sepanjang tahun, dan selama beberapa minggu akan tetap menjadi objek yang luar biasa untuk dilihat melalui teleskop kecil atau teropong. Malam ini akan terbit di timur saat matahari terbenam dan terbenam di barat saat matahari terbit. Selama beberapa minggu, fenomena ini akan terlihat hampir sepanjang malam.Jupiter kini memiliki 79 bulan dan planet dengan daya gravitasi terkuat di tata surya.Menurut penilitian, Jupiter itu pada mulanya asteroid es yang berada jauh dari matahari, sebelum akhirnya bermigrasi ke orbit bima sakti. Migrasi ini memakan waktu hingga 700 ribu tahun lamanya.

0 komentar:
Posting Komentar